Kamis, 11 Desember 2014

Nama : Delvia Erfani Olii
Jurusan : International Relations 
NIM : 1801405424

Pada hari Jum'at tanggal 7 November 2014, saya dan teman teman sekelompok saya memulai pengerjaan biopori di PAUD bernama "Sekolah Islam Terpadu Citra Azzahra". sebelum pengerjaannya, kami sempat mendapat kesulitan untuk menemukan lahan yang memadai, dikarenakan PAUD yang diberikan sebelumnya tidak memadai dalam membuat lubang biopori, tapi tidak lama kami datang ke Sekolah ini. Dikarenakan waktu dan tugas kuliah yang sangat padat, sangat sulit bagi kami untuk membagi pengerjaannya, dan sebelumnya kami berencana untuk menyelesaikannya secara bertahap tetapi kami hanya mengerjakannya dalam waktu kurang lebih 4-5 jam untuk membuat 10 lubang biopori. Dalam prosesnya pengeborannya lebih dialihkan kepada laki-laki, tetapi saya dan teman-teman perempuan lainnya mencoba membantu mengebor juga, menyiramkan air dan mengumpulkan daun daun untuk lubang. selama pengerjaan kami lelah dan ditambah lagi pada proses saat pembuatan lubang 1-2 kali kami harus mengulang dan mengubur lubang yang telah kami buat karena belum sampai 1 meter kedalamannya terdapat batu yang menghalangi bor. Pada saat selesai mengerjakannya kami pun merasa lega dan puas karena lubang yang kami buat dan cukup rapi untuk engerjaan waktu yang singkat. Pancasila yang terkandung dalam kegiatan ini adalah sila ketiga "persatuan indonesia", yang mana dalam kegiatan ini dapat dilihat dalam bersatu atau bekerja sama melakukan sesuatu semuanya dapat di raih dengan mudah.



Minggu, 30 November 2014

Nama : Nur Yasmin
Jurusan : International Relations
NIM : 1801413905

Pada hari Jum'at tanggal 7 November 2014, saya dan teman teman sekelompok saya memulai pengerjaan biopori di PAUD bernama "Sekolah Islam Terpadu Citra Azzahra". Pengerjaan ini terlaksana pada akhir waktu karena padatnya tugas kuliah dan kami cukup kesulitan mencari PAUD dengan lahan yang cukup untuk 10 lubang biopori. Awalnya kami ingin mencicil 5 lubang perhari, namun waktu masih cukup dan kami masih bersemangat untuk mengenjot tenaga kami untuk membuat 10 lubang sekaligus. Saya membantu mengebor tanah, mengeruk tanah, memungut daun kering, dan menyiram lubang.



 
Tentunya ada kendala dalam pengerjaan, kita menggali lubang yang ternyata ada batu besar didalamnya sehingga tidak bisa dibor lagi, sehingga kita mencari tempat lain. Akhirnya, 10 lubang biopori telah jadi sesaat sebelum adzan maghrib dikumandangkan.

Selama pengerjaan kami sangat kompak dan ceria. Kami juga ditemani murid-murid PAUD tersebut yang lucu dan berkeingintahuan besar akan apa yang kita kerjakan. Ada juga murid yang meminta akun sosial media saya untuk saling mengenal lebih jauh lagi.

Menurut saya, kegiatan ini mengandung nilai Pancasila sila ke 1 dan 3. Ketuhanan yang Maha Esa, dari kegiatan ini, hati saya tersentuh oleh ketekunan ibadah murid-murid PAUD yang saya sadari lebih tekun daripada saya sendiri, sehingga saya sadar harus bisa menjadi contoh yang baik bagi generasi berikutnya salah satunya dengan meningkatkan ketekunan ibadah saya kepada Tuhan.

Persatuan Indonesia, dari kegiatan ini, saya dapat lebih mengenal teman-teman sekelas saya lebih jauh lagi, dan dapat bersatu kompak untuk menyelesaikan tugas ini. Menggali 10 lubang secara manual tentunya bukan tugas yang mudah, tapi bila saya dan teman-teman saya bersatu, menggali 20 lubang sekalipun kami pasti sanggup. Buktinya, hanya butuh beberapa jam bagi kami untuk membuat 10 lubang biopori, itulah hasil dari kekompakan dan kesatuan kami dalam bekerja dan bergotong royong.

Sabtu, 29 November 2014

Nama : Robby Kanzi Mawarid
NIM : 1801421604

Pada hari Jumat tanggal 7 November 2014, kami kelompok 6 membuat lubang biopori di Sekolah Islam Terpadu Citra Az-Zahra, sebelum mengerjakan biopori disana kami sempat mencari lokasi - lokasi lainnya namun PAUD yang kita survey tidak memiliki pekarangan yang cukup untuk membuat 10 biopori. Pengeboran dilakukan oleh saya dan Ali. Pengeboran sempat ingin diselesaikan esok hari setelah  membuat 5 lubang biopori, namun akhirnya dilanjutkan kembali berhubung waktu yang kami miliki sangat terbatas.

Disaat mengerjakan lubang biopori, ada kendala yang kami hadapi, yakni adanya batu yang membuat lubang yang sudah kita bor harus segera kami tutup kembali karena tidak memungkinkan untuk pengeboran lebih lanjut. Namun walaupun demikian, anak - anak PAUD yang sempat mengunjungi dan bertanya - tanya kepada kami "Kak lagi ngapain ?" sudah cukup menghibur kami, walaupun mereka lalu pergi bermain ayunan, jungkat - jungkit dan perosotan yang ada di dekat lokasi lubang biopori. Dengan bermodal tenaga dan semangat akhirnya kami pun dapat menyelesaikan 10 lubang biopori sesaat sebelum adzan maghrib dikumandangkan.
Pada tanggal 7 november 2014 kami kelompok 6 biopori mengerjakan biopori di sekolah dasar terpadu az-zahra. Sempat ada beberapa kesulitan yg kami alami namun kita berhasil mengatasinya dengan baik. Karena ada masalah dan panggilan mendadak dari keluarga saya terpaksa untuk pulang lebih dulu pada saat setengah jalan dalam proses pembuatan biopori

Biopori


Nama: Ali Husin
NIM: 1801404011
Saya bersama teman-teman sekolompok saya memulai membuat lubang biopori hari jumat sekitar pukul 2 siang. Kami sekelompok menuju ke PAUD yang bernama Sekolah Islam Terpadu Citra Az-Zahra . Pengerjaannya baru dilakukan di akhir waktu karena padatnya tugas dari mata kuliah dan kami agak kesulitan mencari PAUD yang memiliki pekarangan membuat pengerjaannya tertunda.
            Kami memulai pengerjaannya di halaman belakang PAUD tersebut di tempat yang sudah disetujui oleh pengurus disana. Pengeboran pertama  dimulai oleh saya dan robby  sedangkan anggota lain mengumpulkan daun-daun. Pengeboran dilakukan secara bergantian. Setelah menyelesaikan 5 lubang biopori kami awalnya hendak menyudahi pengerjaan  dan melanjutkan keesokan harinya tapi mengingat waktu semakin sempit salah satu anggota kelompok saya  menyarankan agar kami menyelesaikannya sekaligus akhirnya kami melanjukan kembali pembuatan biopori. Awalnya saya pesimis bisa menyelesaikan 10 lubang biopori dalam waktu 1 hari karena saya sudah merasa lelah tapi karena teman-teman masih semangat dan  ditemani anak-anak PAUD meskipun hanya sekedar menyaksikan dan bertanya-tanya membuat saya terhibur. Mengerjakan bersama-sama membuat pekerjaan jadi terasa ringan karena beban dipikul bersama-sama. Mungkin ini bisa dikatakan gambaran kecil dari sila ketiga Pancasila yaitu persatuan Indonesia, yang bermakna bahwa jika kita bersatu melakukan sesuatu tidak ada yang mustahil.



pada tanggal 7 november 2014 hari jumat , kami kelompok 6 membuat lubang biopori di Sekolah Islam Terpadu Az-zahra, walaupun sempat memiliki kesulitan untuk menemukan lokasi untuk pembuatan lubang biopori itu karena lokasi yang sebelumnya tidak memungkinkan untuk membuat lubang biopori namun akhirnya kami dapat menemukan lokasi yang tepat. dari jam 2 siang hingga jam 6 sore kami berhasil membuat 10 lubang biopori ,walaupun sempat menghadapi kesulitan karena saat pembuatan tiba - tiba ada batu atau pipa di dalam tanah dan kami harus menutupnya kembali . berikut foto - foto saat pengerjaan lubang biopori tersebut :